Manfaatkan Waktu Anda Dengan Cerdas

Kemampuan Memanfaatkan Waktu – Itu adalah salah satu perbedaan mendaar antara para orang sukses dengan mereka yang biasa-biasa saja. Perhatikan saja,  mereka – mereka yang sukses paham betul bagaimana memanfaatkan waktu mereka.  Mereka merencanakan waktu mereka dengan baik.  Setiap kegiatan sudah direncanakan sebelumnya,  setiap rencana juga punya cadangan kegiatan sehingga bila rencana awal tak berjalan,  maka rencana cadangan bisa dilakukan,  walhasil tak akan ada waktu yang terbuang.   Berbeda dengan

Yuk,  Bangun Lebih Pagi !!!

Pasti pernah ya mendengar kata-kata bijak dari orang tua kita dahulu yang bilang bahwa “Bila bangun kesiangan maka rejeki dipatok ayam”.  Rasanya sepele ya,  bangun pagi.  Memangnya kenapa sih,  harus bangun pagi.  Toh kadang kita juga sudah tahu kegiatan yang harus kita lakukan dan enggak harus pagi-pagi juga kok.  Nah, itu dia kebiasaan kita.  Menunda-nunda waktu.  Kurang menghargai waktu. Menurut catatan dari beberapa survey,  kebiasaan kecil yang membedakan antara mereka

Displin Mengelola Keuntungan Usaha

Disiplin Mengelola Keuntungan Usaha – Satu hal yang paling penting untuk bsa mengembangkan bisnis yang kamu jalani saat ini adalah dengan disiplin dalam mengelola keuntungan yang kamu peroleh.  Banyak pebisnis pemula,  terutama ibu rumah tangga yang berbisnis yang kemudian mengeluhkan bahwa hasil keuntungan dari bisnisnya kok tidak pernah kelihatan. Keluhan itu adalah keluhan yang wajar dan umum terdengar dan inti permasalahannya adalah karena tidak ada perencanaan yang matang sedari awal untuk apa

Pola Pikir Benar Tentang Kesuksesan

Pola Pikir Tentang Kesuksesan berbisnis tak selalu disebabkan oleh kegigihan berusaha saja,  ada satu faktor yang cukup menentukan yaitu CARA PIKIR kita terhadap kesuksesan itu sendiri. Berikut ini adalah 5 (lima) cara berpikir yang lebih tepat tentang kesuksesan yang harus kita tanamkan pada pikiran kita. Sukses tidak ditentukan oleh nasib Menjadi orang sukses dan kaya atau menjadi orang gagal dan miskin bukanlah karena nasib, melainkan karena pola pikir dan tindakannya