Manfaatkan Waktu Anda Dengan Cerdas

Manfaatkan Waktu Anda Dengan Cerdas

Kemampuan Memanfaatkan Waktu – Itu adalah salah satu perbedaan mendaar antara para orang sukses dengan mereka yang biasa-biasa saja.

Perhatikan saja,  mereka – mereka yang sukses paham betul bagaimana memanfaatkan waktu mereka.  Mereka merencanakan waktu mereka dengan baik.  Setiap kegiatan sudah direncanakan sebelumnya,  setiap rencana juga punya cadangan kegiatan sehingga bila rencana awal tak berjalan,  maka rencana cadangan bisa dilakukan,  walhasil tak akan ada waktu yang terbuang.   Berbeda dengan mereka yang biasa-biasa saja.  Hampir 99% dari mereka tidak pernah merencanakan kegiatan mereka,  kalaupun merencanakan seringkali tidak dipatuhi.  Ah, bila sudah begini, mana mungkin mempunyai rencana cadangan.  Akibatnya begitu banyak waktu bisa terbuang sia-sia.

Mereka yang sukses juga tidak mau terjebak dalam rutinitas kerja. Mereka mempekerjakan orang lain untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rutin mereka,  sehingga mereka bisa lebih leluasa memanfaatkan waktu untuk  pengembangan bisnis mereka.  Mereka menjual sistim kerja dan merek dagang  bisnis mereka dengan sistim frenchaiser.  Mereka yang biasa-biasa cenderung mengerjakan semua pekerjaan sendiri,  bahkan bila ada peluang untuk menambah jam kerja pasti akan mereka lakukan,  agar mendapatkan penghasilan tambahan.  Salahkan?  Tidak salah,  sebab memang seperti itulah kebanyakan dari kita dibesarkan.  Kita dinasehati untuk bisa menggunakan seluruh waktu kita untuk bekerja dengan baik. Padahal bila kita bisa mendelegasikan sebagian tugas dan memanfaatkan waktu yang luang untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat,  bukan tak mungkin kita bisa menghasilkan penghasilan tambahan pulan.

Mempekerjakan asisten rumah tangga,  sebenarnya adalah salah satu cara kita sebagai ibu rumah tangga untuk bisa mendapatkan waktu luang.  Maka seharusnya kita memanfaatkan waktu luang yang ada dengan mengelola bisnis,  bukannya dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.  Bila kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik,  maka biaya yang kita keluarkan untuk membayar gaji asisten rumah tangga malah akan kita peroleh kembali dari keuntungan bisnis kita.

Nah,  bila kita mau berbisnis,  kita memang harus mengetahui kebiasaan dan cara berpikir mereka-mereka yang sudah sukses.  Sebab cara berpikir dan sikap adalah dua kunci utama menuju ke keberhasilan.

ATUR WAKTU YUK!

ATUR WAKTU YUK!

Atur Waktu Yuk – Banyak kegagalan bisnis bukan karena produknya enggak keren atau enggak laku dipasaran,  tetapi lebih karena sipelaku bisnis yang tidak bisa mengelola waktu dengan baik.  Akibatkan bisnis jadi enggak keurus dengan baik.  Nah  sebagai Ibu Rumah Tangga yang berbisnis,  ketrampilan membagi waktu ini menjadi ketrampilan yang harus banget dimiliki.

Bingung bagaimana caranya?  Nah berikut ini cara praktis supaya Anda bisa mengatur dan mengelola waktu Anda secara efektif dan efisien,  agar keluarga dan rumah keurus dan bisnis juga tetap kepegang rapih :

  1. Tuliskan dengan detil semua pekerjaan yang anda lakukan selama ini setiap harinya. Tuliskan semuanya selengka-lengkapnya.
  2. Periksa lagi, Yakin ya sudah tidak ada yang terlewatkan.
  3. Nah sekarang kelompokkanlah pekerjaan-pekerjaan itu. Mana yang termasuk pekerjaan rumah tangga; (seperti : nyapu; ngepel, ngosek kamar mandi, nyuci baju, njemur, cuci piring dan sebagainya); pekerjaan luar rumah (misalnya : pengajian, kegiatan majelis taklim; jemput anak sekolah dan sebagainya); pekerjaan bisnis (misalnya anda punya bisnis)
  4. Di dalam kelompoknya masing-masing urutkan pekerjaan pekerjaan tersebut berdasarkan skala prioritasnya dan berilah label dibelakang tiap pekerjaan anda sebagai berikut:
    • Prioritas (P) – pekerjaan yang tidak bisa di tunda, bila di tunda akan membuat berantakan.
    • Penting (PT) – pekerjaan yang harus dikerjakan, bila tidak dikerjakan berdampak pada pekerjaan lainnya.
    • Tidak Penting (TP) – pekerjaan yang mau dikerjakan ataupun tidak, tidak berdampak apa-apa.
    • Sangat Tidak Penting (STP) – pekerjaan yang anda lakukan pun tidak ada manfaatnya.

Sudah diberi label dan diurutkan? Ok, lanjut!

  1. Coretlah dari daftar tugas harian anda, semua pekerjaan dengan label TP dan STP. J Nah sudah berkurang banyak kan?  Jangan-jangan daftar tugas anda tinggal separuhnya.
  2. Buat estimasi waktu mengerjakan setiap pekerjaan yang masih ada dalam daftar anda. Berapa waktu yang anda butuhkan untuk beberes rumah? Berapa jam untuk mencuci pakaian dan menjemur? Berapa waktu dibutuhkan untuk memasak dan sebagainya.  Untuk pekerjaan yang tidak harus dilakukan setiap hari tentukan juga kapan anda menjadwalkan untuk melakukannya? Misalnya : mengganti sprei kamar tidur semuanya – 75 menit – Rabu.
  3. Buatlah penggunaan waktu anda menjadi lebih efisien. Gimana cara?  Gabungkanlah 2 atau 3 pekerjaan yang dapat dilakukan bersama-sama.

Misalnya :

  • Mencuci pakaian (dengan mesin cuci) bisa dilakukan bersamaan dengan bebersih rumah.
  • Mencuci piring sekaligus dengan menyiapkan bahan-bahan untuk dimasak dan memasak
  • Mengurus jualan online sambil memeriksa ulang PR anak sambil mencari resep untuk menu esok hari.

Aturlah waktu dengan efisien. Ingat pepatah, “Satu kali mengayuh sampan, dua tiga pulau terlampau”.  Nah itu yang harus anda lakukan!

  1. Berdasarkan estimasi waktu dan penggabungan 2 atau 3 pekerjaan yang sudah anda buat di tahap 6 dan 7 maka urutkanlah pelaksanaan setiap pekerjaanke dalam jadwal kegiatan harian anda.

INGAT! Jangan lupa memasukkan ke dalam jadwal anda waktu untuk anda istirahat, makan, menghibur diri dan beribadah J, Anda kan bukan robot!  Anda juga tetap harus punya waktu untuk suami dan anak-anak. Nah coba periksa kembali kegiatan anda.  Sudahkah semuanya masuk?

  1. Langkah yang terakhir adalah yang terpenting yaitu LAKSANAKAN KEGIATAN HARIAN ANDA SESUAI JADWAL YANG SUDAH ANDA TENTUKAN SENDIRI! Butuh kedisiplinan dan komitmen yang tinggi untuk bisa melakukannya. Apa pun itu anda harus mencoba melakukannya.

Mengatur waktu seperti diatas memang cukup sulit bila anda tidak terbiasa.  Pada awalnya anda akan cukup kesulitan untuk mematuhinya,  tetapi tetaplah mencoba setelah satu bulan anda pasti akan terbiasa dan mulai merasakan efek positifnya.

 

YUK, ATUR WAKTU ANDA

Modal Usaha, Dari Mana?

Modal Usaha, Dari Mana?

Ketersediaan dana untuk modal usaha adalah satu masalah yang sering menjadi hambatan saat ingin menekuni bisnis.  Terutama bagi ibu rumah tangga,  yang tidak bekerja dan hanya mengandalkan uang dari “putar otak” mengelola uang bulanan dari suami.  Banyak sekali ibu rumah tangga yang ingin berbisnis,  tetapi lalu bingung bahkan patah semangat diawal karena tidak punya dana untuk modal. Mau pinjam ke Bank, aduh sudah pusing duluan memikirkan bagaimana pengembaliannya?  Apa juga yang mau dijaminkan?  Lagi pula apa perlu sih sampai meminjam ke Bank, kan mau bisnis kecil-kecilan dulu.  “Aduh, pusing deh, mikirin modal!!!” (more…)

Ide Bisnis Rumahan

Ide Bisnis Rumahan

 

Sejak beberapa tahun terakhir ini semakin banyak orang yang terjun menjadi wirausaha atau pebisnis.  Kondisi ini dipicu oleh banyaknya terjadi PHK oleh beberapa perusahaan besar,  dan selain itu semakin banyak pekerja kantoran yang mulai menemukan bahwa menekuni karir sebagai pegawai kantoran bukanlah pilihan yang tepat untuk bisa mendapatkan kebebasan finansial.  Menjadi wirausaha adalah pilihan yang lebih menjanjikan dan memang sudah cukup banyak terbukti.

Saat ini,  bukan hanya pria yang memutuskan untuk menekuni bisnis menjadi wirausaha tetapi juga para wanita dan tidak ketinggalan para ibu rumah tangga.  Mompreneur saat ini sudah menjangkiti para ibu rumah tangga yang beramai-ramai memanfaatkan gadget yang dimiliki serta menjamurnya sosial media untuk berbisnis online.  Tapi,  bila Anda ingin berbisnis (online maupun offline) jangan asal-asalan.  Mulailah dengan menentukan ide bisnis atau ide usaha yang benar-benar tepat.  Bagaimana sih menentukan ide bisnis atau ide usaha yang tepat?

Pilihlah bisnis yang memang benar-benar cocok untuk kamu jalani dan ide bisnis atau ide usaha yang tepat bisa diperoleh dari :

  1. Hobi atau minat dan kesenangan kamu
  2. Saran teman yang sudah sukses menekuni suatu bisnis
  3. Mencari peluang bisnis baru

Banyak ide bisnis rumahan yang bisa kamu gali dari hobi atau minat yang sedang kamu tekuni.  Enggak usah bingung-bingung,  sebab saat ini pilihan bisnis sudah terbuka luas.  Apapun hobi dan minat kamu,  bisa kamu jadikan bisnis.  Bila kamu suka menulis,  maka kamu bisa menjadi penulis artikel, kontributor, bahkan menulis buku atau e-book.  Kalau kamu suka kerajinan tangan,  maka tekunilah kerajinan tangan yang kamu lakukan hingga cukup baik untuk dipasarkan. Bahkan bila kamu punya hobi belanja, nah kamu bisa menjadikan hobi belanja kamu itu dengan membuka ol shop menjual produk tertentu sesuai dengan hobi belanja kamu. Seru kan.

Mengikuti ide bisnis atau ide bisnis rumahan yang sudah ditekuni oleh teman atau sahabat kamu. Mengapa? Karena kita bisa belajar dari teman atau sahabat yang tentunya dengan senang hati mengajari kamu.  Ya kan? Tapi,  tentu saja jangan main ikut-ikutan begitu saja ya,  kamu pun perlu mempelajari sistim bisnis tersebut dan jadikanlah teman atau sahabat itu menjadi mentor. Satu hal yang juga penting adalah jangan ingin sukses instant di bisnis tersebut karena kesuksesan teman dan sahabatmu,  sebab setiap orang tentunya mempunyai kemampuan yang berbeda.

Kamu juga bisa memulai bisnis dengan jeli melihat peluang bisnis,  jangan takut memulai bisnis yang belum ada sebab bisa saja justru banyak orang yang membutuhkan jasa tertentu namun belum ada yang tertarik untuk menjadikannya sebagai bisnis.  Sebagai contoh yang paling mudah adalah adanya ojek online yang dimulai dari kejelian melihat peluang bisnis yang belum dilirik orang.

Nah, sudah mulai terbayang akan menekuni bisnis apa sebagai langkah awal menjadikan diri kamu sebagai wirausaha atau pebisnis?  Jangan ragu-ragu,  mulai saja dengan menentukan ide bisnis atau ide usaha yang cocok untukmu.

Dorongan Utama Untuk Memulai Bisnis Ibu Rumah Tangga

Dorongan Utama Untuk Memulai Bisnis Ibu Rumah Tangga

Bisnis IRTHarus di akui bahwa wanita yang memilih untuk jadi ibu rumah tangga di rumah dari pada bekerja di kantor menjadi dilema tersendiri, apalagi jika sudah terbiasa dengan jadwal dan susunan kerja setiap harinya. Sehingga tidak banyak wanita yang berani mengambil keputusan besar ini walaupun suami akan menyokong perekonomian keluarga secara penuh, alasannya Anda mungkin akan merasa bosan selama di rumah, akan tetapi hal ini tidak akan terjadi jika memilih untuk menekuni bisnis ibu rumah tangga yang bisa dilakukan dari rumah dan bersama dengan anak anak.

Bagaimana bisa bekerja dengan baik jika harus mengurus anak dalam satu waktu yang sama? (more…)